Hal ini penting agar semua orang mempunyai kewaspadaan yang tinggi terhadap
bahaya serangan stroke.
Tanda-tanda serangan stroke :
* Rasa bebal atau mati mendadak atau kehilangan rasa dan lemas pada muka,
tangan atau kaki, terutama pada satu bagian tubuh saja.
* Rasa bingung yang mendadak, sulit bicara atau sulit mengerti.
* Satu mata atau kedua mata mendadak kabur.
* Mendadak sukar berjalan, terhuyung dan kehilangan keseimbangan.
* Mendadak merasa pusing dan sakit kepala tanpa diketahui sebab musababnya.
Selain itu harus dijelaskan pula kemungkinan munculnya tanda-tanda ikutan lain
yang bisa timbul dan atau harus diwaspadai, yaitu;
* Rasa mual, panas dan sangat sering muntah-muntah.
* Rasa pingsan mendadak, atau merasa hilang kesadaran secara mendadak.
Adapun, untuk menghindari stroke seseorang bisa melakukan tindakan pencegahan
termasuk membiasakan diri menjalani gaya hidup sehat.
Berikut adalah 10 langkah yang dapat Anda lakukan guna menghindarkan diri dari
serangan stroke.
1. Hindari dan hentikan kebiasaan merokok. Kebiasaan ini dapat menyebabkan
atherosclerosis (pengerasan dinding pembuluh darah) dan membuat darah Anda
menjadi mudah menggumpal.
2. Periksakan tensi darah secara rutin. Tekanan darah yang tinggi bisa membuat
pembuluh darah Anda mengalami tekanan ekstra. Walaupun tidak menunjukkan
gejala, ceklah tensi darah secara teratur.
3. Kendalikan penyakit jantung. Kalau Anda memiliki gejala atau gangguan
jantung seperti detak yang tidak teratur atau kadar kolesterol tinggi,
berhati-hatilah karena hal itu akan meningkatkan risiko terjadinya stroke.
Mintalah saran dokter untuk langkah terbaik.
4. Atasi dan kendalikan stres dan depresi. Stres dan depresi dapat menggangu
bahkan menimbulkan korban fisik. Jika tidak teratasi, dua hal ini pun dapat
menimbulkan problem jangka panjang.
5. Makanlah dengan sehat. Anda mungkin sudah mendengarnya ribuan kali, namun
penting artinya bila Anda disiplin memakan sedikitnya lima porsi buah dan
sayuran setiap hari.
Hindari makan daging merah terlalu banyak karena lemak jenuhnya bisa membuat
pembuluh darah mengeras.
Konsumsi makanan berserat dapat mengendalikan lemak dalam darah.
6. Kurangi garam. Karena garam akan mengikatkan tekanan darah.
7. Pantau berat badan Anda. Memiliki badan gemuk atau obesitas akan
meningkatkan risiko Anda mengalami tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan
diabetes, dan semuanya dapat memicu terjadinya stroke.
8. Berolahraga dan aktif. Melakukan aktivitas fisik secara teratur membantu
Anda menurunkan tensi darah dan menciptakan keseimbangan lemak yang sehat dalam
darah.
9. Kurangi alkohol. Meminum alkohol dapat menaikkan tensi darah, oleh karena
itu menguranginya berarti menghindarkan Anda dari tekanan darah tinggi.
10. Up date pengetahuan Anda. Dengan mengikuti perkembangan informasi tentang
kesehatan, banyak hal penting yang diperoleh guna menghindari kemungkinan atau
menekan risiko stroke. Berhati-hatilah, beragam hormon termasuk pil dan terapi
penggantian hormon HRT diduga dapat membuat darah menjadi kental dan cenderung
mudah menggumpal.
Dari Berbagai Sumber
Selasa, 05 Oktober 2010
Pencegahan Stroke
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar